*HM
Sorong — Semangat membangun pendidikan di Tanah Papua terasa kuat di M Hotel Kota Sorong. Sebanyak 113 mahasiswa antusias mengikuti Bimbingan Teknis Program Kampus Mengajar hasil kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya bersama UNIMUDA Sorong, yang digelar selama dua hari, 16–17 Desember.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Bimtek menjadi ruang pembekalan sekaligus pemantapan kesiapan mahasiswa yang akan terjun langsung ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), membawa harapan baru bagi dunia pendidikan di Papua.
Hadir langsung memberikan arahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya, Bapak Adolof Kambuaya, SH., M.Si., menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung Program Kampus Mengajar.
“Pemerintah telah berkomitmen untuk melaksanakan program ini pada tahun 2026. UNIMUDA adalah pilihan yang tepat untuk menjalankan Program Kampus Mengajar,” tegasnya.
Tak hanya itu, Kepala Lembaga Implementasi Kampus Berdampak UNIMUDA Sorong, Bapak Harmaman, M.Pd., turut menguatkan peran mahasiswa sebagai garda terdepan perubahan. Ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di sekolah-sekolah 3T bukan hanya mengajar, tetapi juga menghadirkan semangat, inovasi, dan kepedulian sosial.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali berbagai materi penting yang akan menjadi bekal saat menghadapi tantangan nyata di lapangan. Antusiasme mahasiswa terlihat dari interaksi aktif dan semangat diskusi yang terus terbangun sepanjang kegiatan.
Melalui Program Kampus Mengajar ini, diharapkan lahir kontribusi nyata yang mampu mendorong peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di Tanah Papua.